Cara Mendapatkan Tempe yang Berkualitas dengan Durasi Fermentasi yang Pas
Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan tempe, makanan khas Indonesia yang terbuat dari kedelai yang difermentasi. Namun, tahukah Anda bahwa kualitas tempe sangat dipengaruhi oleh durasi fermentasi yang tepat? Lalu, bagaimana cara mendapatkan tempe yang berkualitas dengan durasi fermentasi yang pas?
Menurut Pakar Gizi, dr. Andi Cahyadi, SpGK, durasi fermentasi yang tepat adalah kunci utama dalam mendapatkan tempe yang berkualitas. “Fermentasi yang terlalu singkat dapat membuat tempe masih terasa keras dan kurang enak, sedangkan fermentasi yang terlalu lama dapat membuat tempe terlalu asam dan teksturnya tidak enak,” ujarnya.
Untuk mendapatkan tempe yang berkualitas dengan durasi fermentasi yang pas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan kedelai yang digunakan dalam pembuatan tempe adalah kedelai yang segar dan berkualitas. Kedua, perhatikan suhu dan kelembaban saat proses fermentasi berlangsung. “Suhu dan kelembaban yang tepat sangat penting untuk memastikan proses fermentasi berjalan dengan baik,” tambah dr. Andi.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan kebersihan alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan tempe. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor, kebersihan alat-alat yang digunakan dapat mempengaruhi kualitas tempe yang dihasilkan. “Penggunaan alat-alat yang bersih dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan dalam proses fermentasi,” jelas salah satu peneliti dari IPB.
Jadi, jika Anda ingin mendapatkan tempe yang berkualitas dengan durasi fermentasi yang pas, pastikan untuk memperhatikan kedelai yang digunakan, suhu dan kelembaban saat fermentasi, serta kebersihan alat-alat yang digunakan. Dengan cara tersebut, Anda bisa menikmati tempe yang lezat dan sehat untuk dikonsumsi. Selamat mencoba!